Dalam satu minggu, pada tanggal 3 Maret, akan terjadi gerhana bulan total yang mencolok, yang menghasilkan warna merah tua di seluruh bulan – sebuah fenomena yang biasa disebut “bulan darah”. Acara ini akan dapat dilihat oleh lebih dari 3 miliar orang di seluruh Amerika, Asia, Eropa, dan Oseania, jika cuaca memungkinkan. Gerhana ini bertepatan dengan “Worm Moon”, sebuah nama tradisional yang merujuk pada pencairan musim semi ketika cacing tanah muncul.
Apa Penyebab Bulan Darah?
Gerhana bulan total terjadi ketika Bumi melintas tepat di antara matahari dan bulan, sehingga menutupi seluruh permukaan bulan dalam bayangan Bumi. Warna kemerahan tersebut bukan disebabkan oleh bulan yang memancarkan cahaya, melainkan karena proses yang disebut hamburan Rayleigh. Ini adalah efek yang sama yang membuat matahari terbenam tampak merah dan oranye: atmosfer bumi menyaring sinar matahari dengan panjang gelombang biru yang lebih pendek, sehingga memungkinkan panjang gelombang merah yang lebih panjang mencapai permukaan bulan. Ini berarti bulan pada dasarnya mencerminkan gabungan matahari terbenam dan matahari terbit yang terjadi di seluruh bumi pada waktu yang sama.
Melihat Waktu dan Lokasi
Gerhana akan dimulai pada pukul 03:33 EST (0833 GMT) bagi pemirsa di AS, dengan bayangan terluar Bumi pada awalnya hampir tidak terlihat. Gerhana sebagian, saat bayangan umbra bumi mulai merambat melintasi bulan, akan terlihat sekitar pukul 04.50 EST (09.50 GMT). Totalitas, saat bulan terbenam sepenuhnya dalam bayangan Bumi, akan dimulai pada 06:04 EST (11:04 GMT) dan berlangsung selama 58 menit.
- Pemirsa di Pantai Timur, seperti New York, akan menyaksikan permulaan fase bulan darah sebelum matahari terbit.
- Pantai Barat (California, Oregon, Washington) akan memiliki pengalaman menonton terbaik, dengan keseluruhan gerhana terlihat dari awal hingga akhir.
Waktu pastinya berbeda-beda di setiap lokasi; konsultasikan Waktu dan Tanggal (https://www.timeanddate.com/ ) untuk jadwal khusus wilayah Anda.
Mempersiapkan Acara
Jika Anda menginginkan pemandangan terbaik, pertimbangkan untuk menggunakan teleskop atau teropong. Penggemar astrofotografi sebaiknya menyiapkan kamera dan lensa yang dirancang khusus untuk fotografi langit malam. Gerhana ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan peristiwa langit yang dramatis, yang menawarkan demonstrasi yang jelas mengenai mekanika orbital dan efek atmosfer.
Blood moon bukan sekadar tontonan estetika. Peristiwa ini menyoroti interaksi dinamis antara Bumi, matahari, dan bulan, menjadikannya peristiwa penting bagi pengamat biasa dan studi ilmiah.
