Chris Pratt tidak hanya bangun suatu hari dan menjadi orang yang menyelamatkan galaksi. Dia mulai berpartisipasi dalam industri televisi pada awal tahun 2000-an.

Semuanya dimulai dengan cameo dari Everwood. Setelah itu, dia muncul di “The OC”. Di sana dia hanyalah wajah tampan di antara kerumunan. Tidak ada yang luar biasa. Tidak ada yang macet.

Lalu ada Taman dan Rekreasi.

Itulah pergeserannya. Pratt memenangkan peran Andy Dwyer. Ditayangkan dari tahun 2009 hingga 2015 dan karakter ini sangat imut. bodoh? tentu. Tapi itu sangat lucu. Penonton memakannya. Pratt membuktikan dia bisa melakukan komedi. Dia bisa menjadi canggung tanpa mengganggu.

Karakter ini lebih dari sekedar komedi situasi. Itu adalah ajang pembuktian.

Pintu terbuka dari sana. Marvel menyadari kemampuannya. Mereka memerankannya sebagai Peter Quill, juga dikenal sebagai Star-Lord. Film tersebut adalah “Penjaga Galaxy”. Ini dirilis pada tahun 2014 dan menjadi hit besar. Tiba-tiba Pratt menjadi pahlawan. Bukan hanya aktor TV. Seorang bintang film.

Dia tidak berhenti di situ.

Dia menukar pesawat luar angkasa dengan dinosaurus. Dia memerankan Owen Grady di Jurassic World. Waralaba menjadi fenomena global. Pratt memainkan karakter yang melarikan diri dari Tyrannosaurus, dan dia tampaknya masih melakukan pekerjaannya dengan cukup baik.

Karya yang di-dubbing juga disertakan. Dia bukan hanya tentang live-action. Dia meminjamkan suaranya ke The Lego Movie pada tahun 2014 dan Onward pada tahun 2020. Seorang pengisi suara membutuhkan otot yang berbeda. Pratt menggunakannya.

Perjalanannya dari Andy Dwyer ke Star-Lord menunjukkan lintasan tertentu. Ini bukan hanya keberuntungan. Type-castingnya rusak dan dibangun kembali. Dia menunjukkan bahwa dia mampu menangani aksinya. Komedi. Suara. Sekaligus.

Pertanyaannya adalah, kemana dia pergi selanjutnya? Industri menaruh perhatian.