Georg Joachim Rheticus adalah nama yang tidak muncul dalam sebagian besar sejarah sains populer. Dia bukan Copernicus. Dia bukan Galileo. Namun tanpa Rheticus, gagasan bahwa Bumi mengorbit Matahari mungkin akan tetap tersimpan di Polandia selama beberapa dekade. Rheticus adalah jembatannya. Utusan itu. Orang yang melihat teori tersebut dan memutuskan dunia perlu mendengarnya.
Bagaimana Rheticus menemukan kebenaran heliosentris
Lahir di Feldkirch, Austria, pada tahun 1514, Rheticus dididik sebagai ahli matematika dan astronom. Pada tahun 1536, dia menjabat sebagai ketua di Universitas Wittenberg. Dia kompeten, dihormati, dan mungkin nyaman. Kemudian dia mendengar rumor tentang kanon Polandia di Frombork (saat itu Frauenburg) yang mempunyai ide gila: Matahari, bukan Bumi, yang berada di tengah.
Rheticus tidak hanya membaca buku tentang hal itu. Dia pergi ke sana. Pada tahun 1539, ia melakukan perjalanan ke Polandia dan menghabiskan dua tahun belajar langsung dengan Nicolaus Copernicus. Kedekatan itu penting. Dia melihat matematika dari dekat. Dia memahami betapa beratnya hal itu.
Pada tahun 1540, Rheticus menerbitkan pamflet pendek berjudul De libris revolutionum…Nic. Copernici…narasi prima…. Judulnya kikuk, namun maksudnya jelas: ini adalah laporan pertama karya Copernicus mengenai revolusi planet. Ini adalah sinyal publik pertama bahwa teori heliosentris itu nyata dan siap untuk diperdebatkan.
Mengapa “Akun Pertama” mengubah timeline
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa pamflet pendek sangat penting. Karena Copernicus ragu-ragu. Dia sudah tua. Dia adalah seorang anggota gereja. Dia takut akan reaksi balik. Rheticus tidak hanya melaporkan beritanya; dia mendorong. Dia mendorong Copernicus untuk menyelesaikan karya besarnya, De revolutionibus orbium coelestium.
Rheticus membawa naskah itu ke Nuremberg untuk dicetak. Dia adalah mesin logistik di balik publikasi tersebut. Dia pindah ke Leipzig pada tahun 1542 untuk mengambil pekerjaan baru sebelum bukunya benar-benar dicetak, namun perannya dalam membawa teks tersebut ke percetakan dan para sarjana tidak dapat disangkal. Dia mengubah teori pribadi menjadi dokumen publik.
Dimana matematika Rheticus masih ada di kalkulator Anda
Rheticus bukan hanya seorang promotor astronomi. Dia adalah seorang ahli matematika yang bekerja dengan proyek besar. Dari hari-harinya di Wittenberg hingga kematiannya pada tahun 1576, dia mengerjakan sebuah risalah tentang trigonometri. Dia meninggal sebelum dia bisa mempublikasikannya.
Muridnya, Valentin Otto, menyelesaikan pekerjaannya. Buku ini terbit pada tahun 1596 dengan judul Opus Palatinum de triangulis (Karya Palatine mengenai Segitiga).
Ini bukan sekadar filsafat abstrak. Itu berisi tabel nilai fungsi trigonometri. Rheticus menghitungnya dalam interval busur 10 detik. Dia menghitungnya sampai 10 tempat desimal.
Pikirkan tentang ketepatan itu. Pada abad ke-16. Tanpa komputer. Tabel-tabel tersebut adalah tulang punggung navigasi, survei, dan mekanika angkasa selama berabad-abad. Saat Anda menggunakan fungsi trigonometri

















